Rabu, 01 Juli 2015

Jual Obat Bius

Jual Obat Bius Hot.
Pusat Obat Bius Wanita / Obat Tidur.
Harga Obat Bius Wanita :
Rohypnol - Obat Penenang Tablet Rp.1jt,-
LiQuid - Obat Tidur Cair Rp.350.000,-
Sleeping Beauty - Obat Bius Cair Rp.350.000,-
Powder - Obat Bius Serbuk Rp.350.000,-
Chloroform - Obat Bius Hirup Rp.500.000,-
Chloropyhll - Obat Bius Semprot Rp.500.000,-

Pemesanan Obat Bius Wanita  :
Call : 085 765 666 220

Melayani Order 24 Jam. Hari Minggu ( Hari Libur ) Tetap Melayani Order.

A - Contoh Format Pemesanan : Rizky # Jl. Jendral Sudirman No. 26 Jak-Pus # Order : Chloroform # Liquid Cair # Via Bank BCA.
B - Kemudian saya akan balas SMS anda dengan perincian jumlah yang harus di transfer beserta nomor rekening kami.
C - Tidak Melayani COD

Untuk Lebih Jelas Mengenai Detail Produck, Silahkan Kunjungi:

Rabu, 27 Mei 2015

Tentang Obat Bius

Istilah Indonesia untuk "drug" adalah obat bius atau narkotika. Namun bila di tinjau dari sifat farmakologinya, yaitu sifat membiusnya, istilah ini hanya tepat untuk suatu kelompok dari zat zat ini (opiodia), termasuk morfin dan opium. Istilah "drug" pada umunya tidak terbatas hanya pada opiat-opiat ini saja, tetapi terutama di gunakan untuk zat-zat yang memiliki sifat merangsang terhadap keadaan jiwa seseorang. Misalnya "marihuana, wekamin, dll" yang kebanyakan dalam dosis tinggi bisa mengakibatkan pembiusan. Dalam kelompok "drug" ini pada umunya di kategorikan juga obat - obat perangsang jiwa (psikostimulansia), dengan khasiat " pembebasan jiwa ( high widening of the mind )".

Dalam kelompok ilmiah "drug" di bedakan menjadi 2 yaitu "hard drug dan soft drug" jelas efeknya lebih tinggi dan lebih berbahaya "hard drug" di banding "soft drug". berikut uraian berdasarkan penggunaanya:

Hard Drug
Hard drug adalah zat-zat yang pada penggunaan kronis menyebabkan perubahan-perubahan di dalam tubuh si pemakai. Sehingga penghentian pemberiaanya mengakibatkan gangguan serius bagi fisiologi tubuh, yang di sebut gejala penarikan atau gejala abstinensi ayau di sebut juga sakau, yaitu gejala yang menyebabkan adanya dorongan untuk terus menggunakan obat tersebut (kecanduan).
Contohnya: morfin     

Soft Drug
Zat-zat yang termasuk dalam soft drug ini pada penggunaan kronis hampir tidak menyebabkan ketergantungan fisik atau toleransi. tapi kemungkinan dapat terjadi ketergantungan psikis
Contonya: alkohol